Jumat, 18 November 2016

Struktur Data C++ [Part 2]

Post oleh : Elios | Rilis : November 18, 2016 | Series :

Yap kembali lagi dengan pelajaran C++ , tadi sebelumnya di part 2 kita ngebahas Konsep bagaimana kita bisa memunculkan suatu tulisan/kalimat. sekarang kita mulai membuat perhitungan dalam bahasa C ini biasanya pakai konsep algoritma jadi simak baik2 ya :D 

PART 2 BELAJAR C++

  • Tipe data merupakan bagian program yang paling penting karena tipe data mempengaruhi setiap instruksi yang akan dilaksanakan oleh komputer. 
  • Misalnya saja 5 dibagi 2 bisa saja menghasilkan hasil yang berbeda tergantung tipe datanya. 
  • Jika 5 dan 2 bertipe integer maka akan menghasilkan nilai 2, namun jika keduanya bertipe float maka akan menghasilkan nilai 2.50. 
  • Pemilihan tipe data yang tepat akan membuat proses operasi data menjadi lebih efisien dan efektif.


  • Data merupakan suatu nilai yang bisa dinyatakan dalam bentuk konstanta atau variabel. 
  • Konstanta menyatakan nilai yang tetap, sedangkan variabel menyatakan nilai yang dapat diubah-ubah selama eksekusi berlangsung. 
  • Data berdasarkan jenisnya dapat dibagi menjadi lima kelompok, yang dinamakan sebagai tipe data dasar. Kelima tipe data dasar tersebut adalah:

Dalam bahasa C terdapat lima tipe data dasar, yaitu :


Mendeklarasikan Variabel

  • Deklarasi diperlukan bila kita akan menggunakan pengenal (identifier) dalam program.
  • Identifier dapat berupa variable, konstanta dan fungsi.
  • Deklarasi Variabel
  • Bentuk umum pendeklarasian suatu variable adalah :
  • Nama_tipe nama_variabel;

Contoh :
int x;                     // Deklarasi x bertipe integer
char y, huruf, nim[10];     // Deklarasi variable bertipe char
float nilai;                     // Deklarasi variable bertipe float
double beta;                 // Deklarasi variable bertipe double
int array[5][4];         // Deklarasi array bertipe integer
char *p;                   // Deklarasi pointer p bertipe char

Memberikan Nilai ke Variabel
Untuk memberikan nilai ke variabel yang telah dideklarasikan, maka bentuk umum pernyataan yang digunakan adalah :

nama_variabel = nilai;

Contoh:
int var_bulat = 10;
double var_pecahan = 10.5;
Bahasa C juga menyediakan beberapa karakter khusus yang disebut karakter escape, antara lain :
\a : untuk bunyi bell (alert)
\b : mundur satu spasi (backspace)
\f : ganti halaman (form feed)
\n : ganti baris baru (new line)
\r : ke kolom pertama, baris yang sama (carriage return)
\v : tabulasi vertical
\0 : nilai kosong (null)
\’ : karakter petik tunggal
\” : karakter petik ganda
\\ : karakter garis miring

CONTOH PROGRAM
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int main()
{
int x;
float y;
char z;
double w;
x = 65; //variable x diisi dengan 65
y = 9.45; //variable y diisi dengan 9.45
z = 'C'; //variable x diisi dengan C
w = 3.45E+20; //variable x diisi dengan 3.45E+20
printf("Nilai dari x adalah : %c\n",x); //Menampilkan isi variable x
printf("Nilai dari y adalah : %f\n",y); //Menampilkan isi variable y
printf("Nilai dari z adalah : %i\n",z); //Menampilkan isi variable z
printf("Nilai dari w adalah : %lf\n",w); //Menampilkan isi variable w
getch();
}

google+

linkedin